Register Now

Login

Lost Password

Lost your password? Please enter your email address. You will receive a link and will create a new password via email.

Send Message

Add question

You must login to ask question.

Login

Register Now

Daftarkan akun anda disini untuk mendapatkan fitur fitur laiinya

Jamaah Haji Indonesia Terancam Tidak Bisa Menunaikan Ibadah Haji 2021

Jamaah Haji Indonesia Terancam Tidak Bisa Menunaikan Ibadah Haji 2021

Jemaah haji asal Indonesia terancam tak bisa menunaikan ibadah haji pada tahun ini kabar ini menyeruak pasca beredarnya kabar hanya ada 11 negara yang diperbolehkan masuk Arab Saudi dan Indonesia tidak termasuk di dalamnya.

Menteri Agama Mengatakan Belum ada Keputusan Resmi Dari Pemerintah Arab Saudi

Kabar tak bisa berangkatnya jamaah haji Indonesia ke tanah suci tahun ini langsung disorot Menteri Agama. Menurut Menteri Agama Yaqut Cholil qoumas hingga saat ini pemerintah Arab Saudi belum membuka kuota haji untuk cuma asing dari negara manapun. Menurut Menteri Agama daftar 11 negara yang kembali diperbolehkan masuk ke Arab Saudi hanya soal pencabutan pembatasan perjalanan bukan kuota jemaah haji.

“Informasi bagi kita tidak dapat kuota dari mana, kita tidak boleh masuk itu apa yang gak boleh masuk. kalau informasi yang beredar dari 20 negara yang di baned itu 11, yang boleh ya 9 belum termasuk Indonesia, Itu kan untuk penerbangannya bukan untuk ibadah haji di catat untuk penerbangan Kota dari mana tidak ada satupun negara di dunia ini yang memiliki misi haji yang sekarang sudah dapat kuota Haji Karena kuota haji tergantung pada pemerintah Saudi dan pemerintah Saudi belum umumkan itu Ya sudah kalau soal kuota kita tunggu saja begitu, kalau soal keputusan apakah, apa Indonesia akan berangkat haji atau tidak Kita tunggu 1-2 hari ini akan ada keputusan.” demikian ungkap Menteri Agama.

Dalam rapat kerja dengan Menteri Agama anggota Komisi 8 DPR RI Selly Andriani gantina menanyakan tentang kepastian waktu penentuan kuota haji dari Indonesia yang akan dibicarakan antara menteri agama dan presiden. Selain itu juga termasuk kendala vaksin Covid-19 yang disetujui pemerintah Arab Saudi.

Selly menanyakan,”Mengenai kepastian waktu ini Tentu saja tidak bisa dalam waktu lama tetapi harus secepatnya dan saya mengapresiasi apabila dalam waktu 1-2 hari kedepan kita sudah bisa memutuskan apakah akan ada pemberangkatan atau tidak, apabila memang akhirnya kuota Haji maka tentu ada PR berikut yang harus dilakukan dalam waktu Marathon oleh komisi 8 beserta Kementerian Agama menentukan berapa yang harus ditentukan kemudian juga masih punya kendala mengenai vaksin seperti yang disampaikan oleh rekan-rekan bahkan sisa waktunya ini berapa lama apakah memungkinkan kita menggunakan vaksin yang sudah direkomendasikan oleh Saudi Arabia dan tentu ini bukan hal sepele dan membutuhkan waktu yang secepatnya”.

Vaksin Rekomendasi Arab Saudi Untuk Ibadah Haji

Seperti diketahui Arab Saudi sejauh ini masyarakan jemaah haji yang nantinya dibolehkan menaikkan ibadah haji bila sudah mendapat sejumlah vaksin diantaranya AstraZeneca, Pfizer dan Jhonson & Jhonson. sementara di Indonesia sebagian besar mendapatkan vaksin Sinovac.

Sumber berita dan gambar : Kompas TV

About Syamsu Hidayat

Internet Marketer Freelance, Pebisnis online, suka otak atik website, sedang belajar SEO, menyukai semua yang berhubungan dengan teknologi informasi terkini. mengelola banyak website termasuk admin web tanyakansaja.com

Follow Me

Leave a reply

By commenting, you agree to the Terms of Service and Privacy Policy.